Selasa, 31 Januari 2012

Pulau Ternate "Moluccas"

Sebulan gak nyentuh blog ini, ada rasa-rasa gimana gitu..hehehe.. Dah mulai banyak kerjaan soalnya, jadi yah sejenak melupakan halaman ini... Tapi saya sudah kembali pemirsa untuk menceritakan sekilas tentang Kota Ternate yang berhasil saya kunjungi longweekend Januari kemarin.. :D

Dapat tiket yang bisa nyambung sama pesawat dari Kendari membuat saya berani memilih perjalanan ini. Berangkat jam 7pagi dari Kendari dan tibanya di Ternate jam 1siang (beda sejam waktunya plus sejam nunggu di bandara Makassar) membuat sedikit bosan karena sendiri. Tapi pas turun pesawat, langsung melihat Gunung Gamalama dengan mata sendiri membuat capeknya hilang.. :D

Gunung Gamalama
Dijemput sama teman kuliah bernama Nona, langsung tancap gas buat mutar-mutar pulau ini. Karena jam makan siang langsung memilih buat makan Papeda yaitu makanan khas orang timur yang dibuat dari sagu, tapi lucunya disini mereka makannya gak pakai sendok katanya pakai tangan... *heran seheran-herannya.. :P

Papeda dan lauk-lauknya.. :D
Dak mau buang-buang waktu banyak, saatnya mengunjungi tempat-tempat wisata lainnya..

Di kota ini anda bisa menjumpai beberapa benteng, salah satunya Benteng Kalamata, sayangnya saya gak sempat buat masuk kedalamnya yang didalamnya bisa liat view yang keren..
Karena Ternate dulunya merupakan daerah jajahan Belanda sehingga gak heran disini banyak terdapat benteng. Selain Kalamata ada juga benteng lain yaitu Toluko. Benteng Toluko sendiri berada di ketinggian sehingga pemandangannya bisa melihat jalur lalu lintas laut yang ada di pulau ini. Sayangnya saya juga dak mampir ke tempat ini..

Next, kita mengunjungi tempat yang bisa melihat Pulau Tidore yang biasanya kita lihat di duit seribu, sayangnya pengambilan gambarnya gak sama karena spotnya yang beda.. :D
duit seribu... :P
Nah didekat sini, ada semacam resto dan cafe namanya Floridas, menyuguhkan makanan berat dan ringan seperti gorengan serta minuman, dari sini view yang dilihat yah sama dengan foto yang diatas itu... ^_^!!

Selanjutnya kami mengunjungi Danau Tolire, danaunya kecil dan airnya yang hijau keliatan ditambah pemandangan Gunung Gamalama membuat daerah ini terlihat adem padahal saat itu suhunya bisa dibilang panas.. Tau gak, disini kalau ngelempar batu gak akan pernah bisa sampai ketengah tetapi sampai saat ini hanya juru kunci yang bisa melempar batu sampai ketengah danau. (tapi kalau logikanya, ini mah pengaruh gravitasi kali'.. :D)

danau tolire
Saatnya ke tempat yang lain, yaitu Batu Angus tempat yang banyak batu-batu hitamnya (apa karena batunya hitam ya sampai dibilang angus/hangus?!hehehee). Disini viewnya juga keren, masih berhadapan laut dan Gamalama masih tampak.. *yaiyalah, ini kan pulau kecil yang ditengahnya ada Gunung Gamalama jadi pemandangannya hampir sama.. :D


batu angus.. :D
Nah dari batu angus, kami memilih pulang buat istrahat toh sudah sore juga, mana sudah gerah..hehehe.. Tetapi dijalan pulang melewati mesjid tertua di pulau ini, ambil foto dulu lah kalau begitu.. :D 
mesjid tertua di Ternate
Malam hari kota ini lumayan rame juga, angkot dengan musik yang diputar sekencang-kencangnya membuat jalanan juga semakin ramai. Kota ini lagi musim durian tetapi gak sempat mencoba sebiji pun mungkin karena di Kendari juga ada.. :D

Nongkrong di Tapak di dekat pantai dengan menu gorengan dan minuman khas guraka yang tidak lain minuman jahe pakai kenari (kalo di Makassar bilangnya sarabba) *Heran ya, kenapa hampir semua kota yang ada lautnya, pasti punya tempat nongkrong beginian.. #tanyakenapa?!hehe
Makan pisang bulu bebek hanya ada di pulau ini loh pemirsa... Heran juga namanya begini, ternyata itu pisang yang digoreng tipis-tipis mirip bulu bebek, cuma jenis pisangnya memang cuma ada di Ternate...

Nah, hari kedua hari yang paling kutunggu-tunggu.. Yippiyy,Snorkling di Pantai Sulamadaha.. Sayangnya si kamera lomo underwaterku gak memberikan gambar yang bagus.. T_T *tapi tak apalah yang penting pemandangan langsungnya keren... :D

Di depan pantai ini memang berpasir hitam, tetapi untuk spot snorklingnya harus berjalan lagi kedalam. Di dalam pantainya lebih keliatan birunya dan berpasir putih (atau mungkin karang-karang kecil yang bikin pasirnya terlihat putih ya?!hehehe).. Pantai di Pulau  Ternate itu banyak yang berpasir hitam karena mungkin berasal dari pasir sisa letusan si Gunung Gamalama dulu, Alhamdulillah juga kemarin si Gamalama lagi dalam keadaan tenang seperti menyambut kedatanganku di Pulau ini..hahahaha.. (dilarang protes ya?!)..

pantai sulamadaha
Nah setelah berjalan bebarapa menit, sampailah kami di spot buat snorkling. Disini cukup ramai dengan pengunjung lain. Walau akses nya cukup naik turun, capeknya terbayarkanlah pas snorkling.. :D 

spot snorkling

with friends.. ^_^
Nah, setelah berjam-jam snorkling dengan keindahan bawah lautnya seperti karang yang masih hidup dan ikan yang berwarna-warni. Ada juga perbedaan kedalaman yang sangat tampak sempat bikin ngeri soalnya takut tenggelam, padahal pakai pelampung..hahahaha.. :D
Puas bersnorkling, saatnya bersih-bersih dan makan pisang bulu bebek lagi.. *loh?!.. iyaa, kalo dah meninggalkan Ternate gak akan makan lagi toh..hehehe.. Disini cuma ngeluarin biaya bersih-bersih/mandi dan makan, selebihnya gratissss... :D

Selesai petualangannya, hari ketiga sudah harus meninggalkan pulau ini. Pulau kecil yang memberikan kenangan tersendiri.. *lebay*..hehehe.. Mudah-mudahan ada kesempatan lain kesini lagi.. amiinn..
Thanks buat semua yang menemani saya disana dan nona yang menampung saya..hehehe.. ^_^!!
Kemana lagi kita nanti?? We will see... :D 

Rabu, 28 Desember 2011

Langit Biru dan Awan Putih

Sama dengan postingan Negeri di atas Awan, pemandangan langit dalam perjalanan kembali ke Kendari membuat mata saya tidak terlelap walaupun saat itu capek dan ngantuk sangat,hehehehe.. :) Biru langit dan putihnya awan keren abiiisss... :D


Ciptaan Tuhan memang luar biasa.. Subhanallah... ^_^!!

Jogja is Yogyakarta

Jogja adalah tujuan sebenarnya dari perjalanan saya kali ini, tetapi karena jadwal penerbangan yang agak susah kalau dari Kendari-Jogja makanya saya memilih jalur darat dari Surabaya. Selain karena masalah penerbangan, sensasinya jauh lebih berbeda dan sedikit lebih hemat (bisa menginjakkan kaki di kota lain juga)... ^_^!!

Perjalanan dari dan kembali ke Surabaya ditemani teman pelatihan saya, dan bertemu dua teman lagi di Jogja yang mau meluangkan waktu menemani kami. Untuk masalah penginapan, kami juga beruntung karena bisa nginap di asrama mahasiswa SulSel (bisa mengurangi budget perjalanan tentunya,hehehe).. :D

Sampai di Jogja itu sudah lewat jam 11 malam, kami dijemput dan langsung makan malam disekitar Malioboro. Berhubung malam minggu jadinya jam segitu masih rame.. Setelah makan kami bertujuan untuk menuju alun-alun Jogja.. :D


Sampe di alun-alun, ternyata masih sangat ramai. Disana ada disewakan kendaraan buat mutar-mutar seperti sepeda, becak dan becak besar (odong-odong)... Harga sewanya Rp 15ribu buat sekali mutar. Bisa rame-rame. Saya dan ketiga teman saya memilih naik odong-odong saja. Selain itu di alun-alun ini ada beringin  kembar yang katanya kalau bisa lewat diantara pohon itu dengan mata tertutup permohonannya bisa terkabulkan. Kelihatan gampang tapi teman-teman saya harus mencoba berkali-kali.. Sayang kamera gak bisa nangkap gambar tanpa cahaya.. :(

Odong-Odong.. :D
Karena sudah malam dan sedikit capek, kami memutuskan buat istirahat saja dulu dan akan melanjutkan perjalanan besok pagi.. Pagi hari kami memutuskan mengunjungi Gunung Merapi yang dulu sempat mengeluarkan letusan dan merusak desa sekitar. Gunung Merapi sudah kembali menghijau tapi sayang kabut menutup bagian puncaknya jadi gambarnya kurang sempurna.. :D

bangunan yang masih rusak..
Setelah mengunjungi Gunung Merapi yang ditempuh sekitar sejam dari Jogja, saya juga mengunjungi Taman Sari yaitu adalah situs bekas taman atau kebun istana Keraton Yogyakarta. Konon, Taman Sari dibangun di bekas keraton lama, Pesanggrahan Garjitawati, yang didirikan oleh Susuhunan Paku Buwono II sebagai tempat istirahat kereta kuda yang akan pergi ke Imogiri. (sumber:wikipedia)


Habis dari Taman Sari melintas kampus UGM tapi tidak jauh bedalah sama kampus saya sebelumnya. #ehh?! (jenis fakultasnya maksudku)hehehhe.. Dari kampus saatnya mencari oleh-oleh di sekitar Malioboro, yang banyak cuma souvenir dan batik dan makanan ringan yang salah satunya adalah bakpia..


Habis dari Malioboro saatnya menuju Borobudur, jaraknya lumayan jauh dari Jogja tapi itu merupakan salah satu tujuan saya kesini.. Let's go sajalah walaupun saat itu cuaca agak mendung saat itu... :D
Sampe di Borobudur ternyata sangat ramai pengunjung, mungkin karena pengaruh longweekend, dan karena terlalu ramai dan agak capek juga saya memilih untuk tak sampai ke puncak..hehehe


Borobudur tujuan akhir saya di Jogja, setelah berkunjung kesana saya siap melanjutkan perjalanan ke Semarang untuk menuju Surabaya dan melawati Makassar untuk kembali ke Kendari dengan aktivitas yang sebenarnya... Perjalanan keseluruhan cukup serulah, walaupun capek juga ada..hehehehe.. :D
Dan saya pasti akan kembali mengunjungi Jogja.. InsyaAllah... Amiiinnn... ^_^

Semarang dalam Sekejap

Judul postingannya agak berlebihan sedikit yah , tetapi biarkanlah soalnya memang sekejap disana..hehehe.. Berhubung perjalanan buat pulang (menuju Surabaya) saya memilih lewat Semarang soalnya jadwal kereta dari Jogja ke Surabaya itu adanya sore yang mungkin saja membuat waktu di Jogja semakin cepat dan Bus yang terlalu banyak makan waktu makanya saya memilih lewat Semarang saja.

Bus dari Jogja berangkat jam 8 malam dan sampai Semarang jam 11.30 malam, sedangkan untuk kereta berangkatnya jam setengah 02.30 dinihari. Jadi cuma bisa melihat Semarang di malam hari. Sebelum tiba di Kota ini dalam perjalanan melihat pemandangan yang tidak jauh beda dengan Kota Pare-Pare (menurut pandangan mata saya,hehehe) soalnya bisa melihat kota dari ketinggian.. :D

Kalau di Semarang saya tidak tahu banyak tentang tempat yang bagus buat dikunjungi. Apalagi di malam hari. Katanya sih tempat ramai yang merupakan tempat nongkrong orang disini itu yang ada Simpang Lima dan Tugu Muda.

Yang buat saya heran sampai dini hari masih ada saja anak ABG yang nongkrong di sekitar Tugu Muda itu (gak dicari sama orang tua mereka apa?! *sok sibuk.. :D)hehehehe

museum di Semarang
 
Tugu Muda dan Lawang Sewu
Sebelum ke stasiun kami cari makan dulu lah, daripada kelaparan nantinya. Di kereta ada sih yang jual makan tapi katanya harganya terbilang mahal..heheheh... Habis itu lari-lari ke stasiun soalnya sudah mepet banget waktunya. Sampe stasiun keretanya sudah datang jadi nyaris ketinggalan tapi Tuhan masih menolong kami.. Alhamdulillah ya... :D

Surabaya (Ikan dan Buaya)

Perjalanan yang dimulai dan diakhiri di Kota Surabaya karena tiketn saya memang dimulai dan diakhiri di Surabaya (ribet banget bahasaku yakk?!hehehe).. Karena tiket KA ke Jogja masih jam 5 sore, sedangkan nyampe Surabaya jam 10an lewat, jadi liat-liat Kota Surabaya dulu lah... :D

Dari bandara naik bus sampe terminal Bungurasih dengan tarif Rp. 15ribu, karena memutuskan buat ke Tunjungan Plaza saya lanjut bus yang bisa lewat TP dengan tarif Rp. 4000. Murahlah untuk jarak yang cukup jauh buat saya,hehehe.. Karena masih buta sama kota ini, jadi petunjuknya saya dapat lewat info dari teman. Di bus juga ngobrol sama seorang bapak yang mungkin tau kalau saya orang baru, tapi untunglah si bapak baik dan bilang saya harus turun dimana nantinya.. :D

Sampai di TP sempat ndeso juga soalnya mall ini besar skali, sampai dak tau ujungnya dimana,hehehehe.. Tapi sayang sinyalnya susah jadi menurunkan nilai kekaguman saya.. *loh.. Soalnya saya rencana ketemu teman saya buat ngambil tiket tapi karena sinyalnya agak lemot jadi lama baru ketemunya..

Gak minat keliling mall ini, soalnya terlalu besar dan gak ada tempat menarik selain tempat makan saja, jadi setelah makan saya pun beranjak pergi. Sudah agak sore juga soalnya, jalan kaki keluar TP nanya arah ke statsiun kemana ketemu sama rumah jabatan (mungkin punya walikota.. :D)..


Sampai di stasiun KA tapi masih harus nunggu dulu, karena di Sulawesi gak ada kereta jadi ya baru kali ini naik keretanya (kembali ndeso',hehehe).. Tetapi ternyata gak auh beda rasanya sama naik bus, cuma beda dicolokan listrik saja.. :D *tidak terlalu menikmati pemandangan karena lewatnya malam..

Nah, perjalanan pun saya lanjutkan ke Jogja dengan menggunakan kereta. Dari Subaya berangkat jam 5 sore dan sampai di Jogja jam 11 malam. Dapat pemandangan sunset dari kereta, cuma sebentar aja dan gambarnya kurang sempurna.. :D
senja dibalik jendela.. :D
Sehari di Jogja saya melanjutkan perjalanan kembali ke Surabaya dengan kereta melalui Semarang, berangkat jam  02.30 dari Semarang dan tiba di Surabaya jam 06.30 pagi. Masih ada waktu menjlejahi Surabaya walaupun harus numpang mandi di stasiun KA (tapi memang ada kamar mandi yang disediakan kok, gratis pulaakk.. hehehe)


Habis mandi lanjut ke Bonbin (kebun binatang,hehehe) naik angkot dengan tarif Rp. 4000 sudah bisa sampe di depan Bonbin. Ada tugu yang merupakan icon dari Kota Surabaya yaitu tugu ikan bersama buaya (Ikan = Sura, dan Buaya = Baya)


Masuk Bonbin tiketnya Rp. 15ribu didalamnya banyak juga jenis hewan yang belum pernah saya lihat secara langsung, maklum saya belum pernah tinggal di hutan.. #ehh?!


Gak terlalu lama di Bonbin, saya melanjutkan ke pasar genteng. Katanya teman kalau nyari oleh-oleh khas Surabaya banyak ditempat ini tetapi kalo di Surabaya oleh-oleh yang banyak ya cemilan saja (aneka krupuk ada disini yang biasanya gak cocok sama lidah orang Sulawesi)hehehehe... Waktu sudah semakin dekat dengan jam pulang, jadi saya dak ada tujuan lagi selain menuju ke bandara buat terbang kembali ke Sulawesi tepatnya di Kendari.. :D
Smoga ada kesempatan berkunjung kembali.....^_^!!

Sabtu, 24 Desember 2011

Let's start the journey

Yeaah, kesempatan ini datang juga... Kalau dulu punya keinginan melintasi pulau jawa dari ujung samapai ujung lewat jalur darat, sepertinya bukan hal yang dak mungkin terjadi.. Cuma karena batasan waktu (dan dompet juga) membuat saya harus mencicil perjalanan ini.. Okkelah, daripada gak kesampaian sama sekali perjalanannya dicicil juga gak apa-apalah (kayak kredit aja,hehehe)..

Kali ini memilih perjalanan melintasi Surabaya-Jogja dan Semarang, sebenarnya agak dadakan sih karena pas beli tiket gak kebayang sebelumnya bakalan tiba-tiba bisa punya perjalanan ini. Hanya karena pas teman kantor yang mau pulang natalan ke Surabaya dapat tiket yang terbilang murah dihitung dari Kendari, saya tiba-tiba saja ikut nebeng buat beli tiket.
Hmm, tiket sudah ditangan. trus mau kemana saya?? *mutar otak saat itu*..hehehe.. Karena belum pernah ke Jogja, saya memilih perjalanan ke Jogja saja dari Surabaya.. Searching tiket kereta api dan travel lewat internet, dapat bayangan harga dan jam berangkat.. Oke, hubungi teman disana buat belikan tiket..

Ngajak teman yang biasa saya temani buat backpacker semuanya lagi gak bisa, teman kuliah juga dak ada yang bisa. Untunglah ada teman waktu pelatihan yang mau ikut dan gak milih-milih perjalanannya... :D
*ada teman, ada tiket... berangkaaattt.... ^_^!!

Karena teman saya berangkatnya dari Makassar alhasil beda pesawat dan beda jam penerbangan, saya nyampe duluan di Bandara Surabaya jadi harus menggu deh. Nunggu di tempat ngopi sambil online dan ngeblog..hehehehe.. :D

teman menunggu... :D

Setelah lewat sejam menunggu, akhirnya teman saya datang juga... *horeee*... Karena kereta ke Surabaya nanti jam 5 sore, kami memutuskan untuk keliling Surabaya dulu (gak semua kota Surabaya sih, palingan yang dekat dengan stasiun kereta,hehehehe)...

in black.. :D
Okee, I'm ready.... Let's start the journey... :D

Jumat, 23 Desember 2011

Memaknai Ulang Tahun

Alhamdulillah, masih dipertemukan kehidupan di tanggal ini.. Tanggal yang setiap tahunnya memberikan kesan yang berbeda (ceileeh)hehehe.. Sebuah momen pertambahan usia yang setiap orang juga memiliki momen yang sama namun di waktu yang berbeda... ^_^!!

Syukur tentunya hal pertama yang wajib diingat pada saat ini, berterima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan menikmati kehidupan seindah ini.. Keluarga yang selalu ada, terutama Ibuku yang telah berusaha menjadikan saya sampai saat ini... (mendadak melow begini sihh.. T_T)

Namanya juga ulang tahun, artinya momen ini terjadi setiap tahun tentunya, yang terkadang juga dikatakan momen pertambahan usia. Usia memang bertambah tapi mungkin tak banyak yang menyadari bahwa sisa umur yang dimiliki semakin sedikit. Kematian semakin mendekat walaupun kita tak pernah tau kapan datangnya,hehehe.. So, nikmati sisa umur yang dimiliki dengan sedkit lebih banyak memikirkan kehidupan di akhirat nanti... Semoga sisa umur ini berberkah.. amiiinn.. 

Pagi ini dibangunkan dengan 3 cahaya lilin dari teman rumah (nama lain dari teman kost,hehehe)... *sebut saja mereka fut dan imhe* (nama diaslikan)hehehe.. Dengan muka bantal, bangun dan tiup lilin.. Makasih ya..

masih muka bantal.. :D
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Alhamdulillah keluarga saya masih ingat (secara sekarang jauh dari rumah) dan banyak teman-teman yang juga masih ingat. Terima kasih ucapan dan doanya, baik itu lewat telpon, sms, pesan di jejaring sosial bahkan yang secara langsung..^_^!! (kado juga masih dapat.. :D)

Momen ulang tahun sepertinya sebuah peneriman kupon untuk menuliskan harapan-harapan atau tidak lain membuat kita diberi kesempatan mengungkapkan pengharapan untuk kehidupan satu tahun kedepan (walaupun kadang-kadang cuma dalam hati,hehe). Meminta apa yang diinginkan, toh tidak ada yang melarang walaupun tak ada yang menjanjikan akan terwujud..*loh.. (soalnya semua hal harus ada usaha, :D) Tapi itu tidak lain adalah bagian dari mensugesti diri kita untuk menjadi lebih baik..

Tidak harus dengan pesta besar-besaran sebuah perayaan ulang tahun dilaksanakan. Setiap orang tentunya punya cara yang berbeda untuk memaknainya. Inti sebenarnya sih bersyukur, menyadari bahwa semakin tua kedewasaan dalam bersikap itu yang utama.. Memikirkan bahwa ada kehidupan yang abadi setelah kita sampai diujung kehidupan kita didunia ini....

Yah, sekarang bukan lagi di usia anak-anak bahkan bukan lagi remaja... Semoga bisa semakin dewasa dalam berpikir dan bersikap, masalah rejeki dan jodoh itu mah saya serahkan ke Pemilik Kekuasaan itu (Dia sudah mempersiapkan semuanya, tinggal kita yang berusaha..hehehe).. :D

Minggu, 18 Desember 2011

Snorkeling di Pulau Hari

Postingan ini sebenarnya bagian dari postingan sebelumnya, cuma disini mau memperjelas aja yang namanya snorkeling.. Pulau hari memang merupakan dive spot di Kendari dan snorkeling seru habislah soalnya gak perlu sampai ke tengah laut segala, di daerah tepi saja sudah keren liatnya soalnya terumbu karang dan ikan-ikan yang lucu bahkan si bintang laut juga sudah bisa dijumpai.. (tapi kalo agak ke tengah laut pasti lebih keren ya?!hehehe)


Snorkeling (selam permukaan) atau selam dangkal (skin diving) adalah kegiatan berenang atau menyelam dengan mengenakan peralatan berupa masker selam dan snorkel. Selain itu, penyelam sering mengenakan alat buat bantu gerak berupa kaki katak / fin(sirip selam) untuk menambah daya dorong pada kaki. (sumber:wikipedia)

Foto pas lagi siap buat snorkeling, alatnya dah dipake.. :D



Gak bisa renang dak masalah, soalnya bisa pake pelampung, kayak saya yang belum bisa berenang sampe saat ini..T_T... Snorkeling lebih mudah dan praktis dibanding diving, soalnya gak perlu kursus dan punya sertifikat buat bisa melakukannya. Tetapi sensasinya pasti jauh bedalah sama diving...hehehe..


Sayangnya gak punya kamera dalam air jadi gak bisa mengambil gambar yang bagus dari dalam air. Yah namanya juga cuma snorkeling yang bisa dilihat pasti gak sebagus kalau diving.. Bagaimanapun, kami tetap menikmatinya...hehehe.. ^_^!!

Foto dulu sebelum bubar.. :D

Pulau Hari Kendari

Keindahan laut memang gak ada matinya, biru laut dipadu dengan biru langit dan putihnya awan mewarnai perjalanan kali ini ke Pulau Hari Kendari. Ya, Pulau Hari sebuah pulau kecil tak berpenghuni menjadi pilihan liburan weekend kali ini. Kami menggunakan kapal kayu bermesin dengan kapasitas 10 - 15 orang yang disewakan dengan harga sewa 300rb - 500rb (tergantung cara kita menawar aja.. :D).

Sabtu pagi jam 8 kami berangkat dari pelabuhan kecil di Kendari, selama perjalanan di tengah laut ombak sangat bersahabat sehingga kami bisa menikmti cerahnya langit dan biru laut (puitis banget yak kesannya?!hehehe). Walaupun ada bagian langit yang agak mendung namun kami tetap optimis kalo bakalan cerah pas nyampe (langit pun terkadang gak kompak ya.. :D).


Selama perjalanan ada banyak ikan kecil yang berlompatan, dan ada bagian yang dangkal dan transparan kayak kaca sehingga kami bisa melihat langsung terumbu karang didalamnya.. Takjub?! Iya bangeetttt... :D


Dan sampai juga di Pulau Hari, hamparan pasir putihnya makin bikin mata ini serasa tak berkedip (*loh,memang bisa apa dak berkedip?!hehe). Setiap tempat pasti punya titik buat berfoto yang menandakan kalo kita pernah datang, disini juga begitu... yukk, foto dulu..hehehehe




Pulau Hari juga merupakan salah satu dive spot bagi pencinta diving, tapi saya belum punya sertifikat jadi yah snorkling aja dah..hehehe.. (itupun alatnya baru didapat pas injury time saking susah dapat tempat penyewaannya...huuuuu)




Gak nyesel saya bisa kesini, walaupun pulangnya ombak sedikit menunjukkan jati dirinya (ceileehh.. :D) dan kulit menjadi lebih eksotik *loh,maunya..hahaha.. Secara keseluruhan liburannya markotop dah.. ^_^!! *kerenlah pokoknya*