Kamis, 19 Juli 2012

Welcome Ramadhan....

Waktu benar-benar tidak terasa terus berjalan hingga akhirnya bulan puasa tiba kembali di depan mata.. Bulan yang agak berbeda dengan bulan lainnya (bulan dalam artian perhitungan waktu ya?!hehehe) karena ini saatnya buat mengumpulkan amal yang lebih banyak dan membersihkan diri dari kesalahan-kesalahan duniawi. Bukan berarti bulan lain tidak bisa seperti itu, hanya saja bulan ini memang mempunyai aura yang beda... sadaaapp,hehehe.. *ini menurut pandangan saya ya... :D

Walaupun jarang lagi berceloteh dalam ruang ini tapi untuk kali ini harus punya sedikit waktu untuk bercuap-cuap. Sebelum benar-benar memulai berpuasa, saya hanya ingin meminta maaf buat seluruh teman-teman yang tidak sengaja mampir ke ruang kecil saya ini. Barangkali di kehidupan nyata kita tidak pernah berjumpa jadi ijinkan kalimat-kalimat ini mewakili saya ya...hehehehe

Yah mau dak mau, suka dak suka.. Tahun ini saya akan menjalankan ibadah puasa di kota perantauan saya ini. Jauh dari rumah yang tentunya jauh dari masakan ibu...huiksss.. Tapi semoga itu menjadi ujian saya menjalankan ibadah puasa tahun ini.. InsyaAllah..Amiiiinnnnn...

Selamat berpuasa semuanya..... ^_^!!

Selasa, 24 April 2012

Air Terjun Moramo Sultra

Kalau berkunjung ke kota lain itu hal yang paling dicari adalah tempat wisatanya. Sejak merantau ke Kendari, hal yang bisa membuat saya sedikit terhibur disini adalah tempat wisatanya. Ketika pertama kali datang, hal yang saya cari adalah  info tempat wisatanya. Banyak yang bilang tentang Air Terjun Moramo ini, tetapi karean jarak yang cukup jauh dan akses yang tidak mudah dijangkau kendaraan umum maka kesempatan untuk mengunjungi tempat ini selalu tertunda dan tertunda. Dan hanya karena perbincangan sesama teman perantau akhirnya weekend kemarin kami memutuskan untuk ke Moramo.


Lokasi Air terjun Moramo terletak di Desa Sumber Sari Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan sekitar 70km dari pusat Kota Kendari. Air terjun ini berada dalam kawasan hutan Suaka Alam Tanjung Peropa sehingga untuk tiba di lokasi harus berjalan kaki sekitar 1km dari area parkir. Awalnya sempat nekat buat cari angkutan umum untuk kesana, tapi Alhamdulillah teman kantor mau meminjamkan mobilnya kepada kami sehingga kami tidak bersusah payah mencari angkutan kesana, hehehehe... :D
Sesampainya di kawasan tersebut kita langsung disambut pohon yang menjulang tinggi, dan namanya juga mau masuk hutan signal pun tak lagi terjangkau...


Selama perjalanan menuju air terjun, keindahan hutan membuat jalan kaki tidak terasa selain karena adem juga banyak terdapat air terjun mini. Selain suara jangkrik juga gemercik air membuat saya menemukan sesuatu hal yang sudah lama tidak saya rasakan yaitu menyatu dengan alam (maap kalo bahasanya sedikit berlebihan,hehehe). Pokoknya sesuatu yang sangat sulit saya ungkapkan dengan kata-kata,fuuufuuuu... :D




Untuk sampai ke air terjun harus menaiki anak tangga dulu, tidak banyak kok dan tidak melelahkan karena pas sampai di anak tangga terakhir kita langsung disambut suara air terjun dan keindahannya. Kalau saya hitung sih air terjun ini terdapat 10 tingkat, tetapi ada juga yang bilang kalau cuma 7 tingkat. Di lokasi ini juga tersedia rumah-rumah buat beristirahat yang disewakan oleh penduduk sekitar. Dan juga ruang bersih-bersih dan ganti pakaian yang cukup bersih.


Saya yang dak niat buat basah justru malah tidak bisa menahan hasrat saya buat menikmati aliran air yang mengagumkan (aisshh, bahasanya keliatan galau yakk?!hahaha). Tapi airnya cukup bersih dan dingin, brrrrr....

Menurut saya air terjunnya memang keren banget banget banget...hehehe,, terkadang hasil gambar memang dak sebagus sama yang aslinya tapi yang saya liat langsung begitu membuat saya kagum sama ciptaan Tuhan..^_^!.. Jadi kalau sempat main ke kota ini, luangkan waktulah buat berkunjung ke Moramo dan lihat keindahannya... :D

Senin, 23 April 2012

Pantai di Kendari Sulawesi Tenggara

Kali ini saya akan sedikit mengenalkan pantai yang sudah saya jumpai di Kendari Sulawesi Tenggara. Ya Indonesia memang terdiri dari beberapa pulau maka tidak heran kalau laut dan pantai banyak dijumpai di negara kita ini. Sejak kepindahan saya di Kendari, saya terus mencari tempat yang bagus buat dikunjungi setidaknya membuat otak refresh dan penghibur dikala weekend.. (lebayy amattt),hahaha...
 Selama enam bulan terakhir inilah beberapa pantai yang berhasil bisa saya kunjungi (selain Pulau Hari tentunya,hehehe)..

1. Pantai Nambo
Pantai ini termasuk pantai yang menarik dan berpasir putih yang ada di Kendari, letaknya berada 12km selatan Kota Kendari. Tempat ini bisa diakses dengan kendaraan pribadi dan kendaraan umum (walaupun agak susah menemukannya). Tarif masuk Rp. 5.000 per orang, dimana didalamnya sudah terdapat restplace (semacam rumah-rumahan) dan juga beberapa penjual jajanan.




2. Kawasan Wawatu
Kawasan ini sebenarnya tidak menyerupai pantai pada umumnya terletak di Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konsel, pantai ini terletak di kawasan tempat penelitian Perikanan dan Kelautan. Kawasan pantai ini juga bergabung dengan daerah penduduk yang mayoritas nelayan. Sebenarnya tempat ini selain untuk penelitian juga kawasan untuk snorkeling yang alatnya disewakan oleh tempat penelitian tersebut. Kapal yang disewakan seharga Rp. 100.000 bisa mengantarkan kita menyebrang ke pulau seberang, sayangnya saat itu cuma mampir dan tidak sempat untuk snorkeling,... T_T *tetapi foto yang saya dapatkan di area ini bikin saya terkagum-kagum...hehehe



 3.  Pantai Toronipa
Pantai Toronipa adalah pantai yang juga terkenal di Kendari terletak di Kecamatan Soropia Konawe, Kendari Sulawesi Tenggara yang bisa ditempuh selama 40 menit. Desa ini juga sudah dijadikan desa wisata daerah Sultra, pantai dengan pasir putih ini cukup ramai dikunjuni pada saat akhit pekan. Di pantai ini juga sudah tersedia area yang disewakan untuk beristirahat, biaya masuk juga terbilang murah hanya Rp. 5000 per orang. pantai ini banyak ditumbuhi pohon kelapa sehingga sangat adem dan sejuk.... :) Sayang gambarnya gak maksimal karena saat itu cuaca agak sedikit mendung... :D


5. Pantai Batu Gong
Pantai Batu Gong terletak 15 Km disebelah Utara kota Kendari yaitu di Kabupaten Konawe. Akses untuk ke area ini terbilang tidak mudah karena tidak ada angkutan umum yang menuju kesana, selain itu jalan yang dilewati kurang baik alias belum beraspal. Untuk bisa kesini harus punya kendaraan sendiri atau menyewa carteran angukutan umum. Pantai ini tidak jauh berbeda dengan Toronipa, fasilitas yang tersedia juga sudah cukup memadai. Nama Batu Gong berasal dari adanya batu serupa batu karang besar yang jika dipukul bisa menimbulkan batu suara menyerupai Gong.. *mungkin hanya legenda.. :D



Sebenarnya masih ada lagi pantai lainnya yang ada di Kendari cuma belum terdeteksi oleh saya,hehehe.. Yang lainnya mungkin ada di luar Kota Kendari sehingga dak begitu mudah buat saya jangkau, smoga di lain hari ada waktu buat mengunjungi pantai lainnya... Tetapi memang ya, pantai punya kesan tersendiri sehingga hampir semua orang suka mengunjungi pantai termasuk saya... ^_^!!

Kamis, 12 April 2012

Luwuk Kota Berair

Dapat kesempatan berkunjung ke kota dengan julukan kota berair ini menambah pengalaman lagi buat menikmati keindahan kota ini. Dari namanya saja bisa dipastikan kota ini memiliki banyak air, tetapi bukan air banjir maksudnya,hehehe... Di kota ini kita bisa melihat keindahan laut yang luas dengan gradasi warna yang bikin mata terkagum-kagum. Bahkan sejak pesawat akan mendarat, pemandangan pertama yang terlihat di kota ini adalah laut biru yang luas... ^_^!! *Kota ini memang sudah bisa dijangkau dengan pesawat udara*


Dan dalam perjalanan menuju pusat kota pemandangan yang terlihat tidak lepas dari pantai biru yang gradasi warnanya tampak begitu jelas... saya sukaaaaaa....hehehe.. :D


Pantai Kilo Lima adalah pantai yang terkenal di kota ini, kenapa namanya Kilo Lima sayapun tidak menemukan jawabannya.. Mungkin berada di Km.5 dari pusat Kota Luwuk (ini menurut saya loh?!hehehe). Kota ini termasuk kota kecil, mungkin karena hanya berupa salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah. Untuk transportasi juga terbatas, yang ada hanya angkot dan ojek. Angkotnya pun tidak mempunyai jalur khusus, jadi kemana anda ingin pergi cukup katakan tujuannya kalau si sopir mau antar ya naik, kalau dak ya jangan..heheheheh...

Di Kota Luwuk ini yang terkenal juga hanya pantai kilo lima dan salah satu tempat di ketinggian yang hanya buka pada malam hari sehingga bisa melihat kota ini dengan banyak lampu-lampu dari ketinggian. Sayang karena saya tidak berani kesana naik ojek/angkot malam hari maka saya tidak bisa melihat pemandangan itu.

Sore pertama saya ditemani Kak Indah (teman kerja waktu di Malili) namun hari kedua saya berani jalan sendiri dengan angkot dan ojek (kak Indah harus kerja,jadi dak ada yang temani).. Plok..Plok donkz..hehe.. Sore hari saya menghabiskan waktu di Pantai Kilo Lima yang disekitarnya banyak penjual jajanan seperti pisang goreng + sambelnya. Kalau makanan hampir tidak jauh beda dengan Makassar. Di sore hari di pantai ini banyak masyarakat yang menghabiskan waktu dengan berenang di tempat ini.


Di pantai ini bukan spot untuk melihat sunset tetapi bisa melihat sunrise. Karena saya berada di sore hari di pantai ini sehingga yang saya lihat adalah bulan purnama yang muncul dibalik awan.. (kayak puisi saja?!heheh). Dan ketika malam hari disini kita bisa melihat sebagian kota diseberang laut dengan lampu-lampu yang membuat seakan berada di Hongkong (tapi sayangnya hanya Hongkong KW3)fuuufuuuufuu...:D


suasana malam
Oiaa, jika berkunjung ke kota ini dan keyika pulang kalian mengambil penerbangan pagi (jam 06.00) siap-siap saja mencari ojek/angkot yang bisa disewa pagi-pagi ke bandara, karena kalau tidak bisa berabe dan telat ke bandara. Seperti yang saya alami, janjian sama ojek tetapi subuh si ojek tidak datang dan akhirnya hampir nangis nunggu angkutan umum lain, Alhamdulillah dapat walaupun kelegaan baru ada pas di bandara (takut diculik, *lho?!.... :D)heehe
Sampai bandara dan menuju pesawat langsung disambut sunrise dari laut.. What a beautiful sky..hehehe


Yahh, akhirnya pengalaman perjalanan saya menikmati keindahan Indonesia bertambah lagi.. Alhamdulillah bangeettttttt...hehehehhe.. ^_^!!

Selasa, 20 Maret 2012

Dunia Seperti Panggung Sandiwara

Peran apa yang saat ini anda mainkan?? Peran yang baik, jahat, bodoh atau yang munafik?! Yaa, saat ini saya berpikir dunia itu seperti sebuah panggung sandiwara. Dan ada banyak panggung yang ada di dalamnya dengan para pemain yang sedang menjalankan perannya.

Kenapa dunia seperti panggung sandiwara, karena kita seperti menjalankan peran kita masing-masing dan Tuhan sebagai produser dari semua ini (Produser dalam artian pemegang kuasa tertinggi). Tapi peran yang kita mainkan bukan berarti takdir dari Tuhan, seperti sebuah pementasan kita diberi sebuah peran yang akan kita mainkan terserah kita mau memainkan atau tidak. Kita bisa memilih peran yang pantas/baik untuk dijalankan agar tetap berada dijalan baik menurut agama..

Ada banyak adegan yang kita jalankan, adegan sebagai seorang anak, saudara, teman atau kekasih.. Apakah adegan itu menjadi yang baik tergantung kita memilih untuk memainkan.. Kita sudah punya panggung masing-masing, dan kita sendiri yang memilih adegan yang baik buat kita untuk kita mainkan... ^_^!!

mereka dan perannya masing-masing.. :D
Jadilah pemain yang baik, walaupun terkadang di panggung itu kita dipertemukan oleh pemain-pemain lainnya dengan peran yang tidak sejalan dengan kita.. Setiap orang berhak memilih memainkan perannya masing-masing.. #enjoyurlife

Selasa, 13 Maret 2012

Pertemuan dan Perpisahan

Finally, akhirnya bisa punya waktu buat bermain lagi di blog ini setelah cukup lama meninggalkannya. Ahh, agak lebay kedengarannya padahal gak sibuk-sibuk juga cuma akhir-akhir ini banyak bermain di dunia nyata saja..hehe.. Tapi 'dunia' ini kalo lama ditinggal bikin kangen juga... ^_^!! *Berhubung di luar kantor masih hujan sehingga sangat mendukung suasana menjadi melankolis jadi ngeblog kali ini sedikit melo ya pemirsa...hehehehe

Ohh iya, tanggal hari ini sedikit unik buat saya yaitu 13 Maret atau 1303, angka 13 buat saya memang masih menjadi misterius karena keganjilannya. Seperti misterinya saya juga punya kisah yang bisa dibilang misterius, tanggal yang berulang kembali tetapi cerita yang terjadi berbeda yaitu ada yang datang dan ada yang pergi..

Yahh, kadang memang kita merindukan hal-hal yang telah lama hilang dan mulai terlupakan. Tetapi memang dalam kehidupan kita ini ada yang datang dan ada yang pergi. Bahkan kita pun juga menjadi bagian yang datang dan pergi dari kehidupan orang lain..

Dalam kehidupan terkadang ada sebuah pertemuan yang terjadi antara kita dengan orang lain. Apakah itu kelak menjadi hubungan pertemanan, cinta, hubungan bisnis atau hanya berakhir di saat itu juga. Ada yang cocok sehingga terbina komunikasi dan membuat hubungan yang lama tetapi ada pula yang cuma sebentar dan saling meluakan.

Pertemuan itu terkadang terjadi diluar dugaan dengan kejadian yang cukup aneh kalau mau dipikir-pikir tapi itu juga sudah bagian dari jalan kehidupan/takdir kita (ini cuma menurut saya loh?!). Kedepannya ada yang cocok dan ada yang tidak, tetapi kalaupun cocok biasanya da saja hal yang harus membuat hal itu terpisahkan.. Itulah dinamika sebuah kehidupan... *bahasaku mulai gak nyambung gitu ya?!hehehehe...

Yah saya pun pernah mempunyai pertemuan yang dak pernah saya duga, bahkan hal itu sampai meninggalkan rasa karena saya merasa cocok dan nyaman. Tetapi yah karena sesuatu hal yang gak bisa dipaksakan harus ada perpisahan dipertemuan itu.. *kok malahan curhat ya?!hahahhaha.... :D


Kita harus selalu siap dengan yang namanya pertemuan dan perpisahan karena itulah salah satu bagian yang mengisi kehidupan kita... Dan kedua hal tersebut memberikan kisah tersendiri dan mengajarkan sesuatu buat kita, karena tidak ada yang sengaja terjadi di kehidupan ini...
Seperti datangmu, saya juga terima pergimu.... *1303*

Selasa, 14 Februari 2012

14 Februari dan Valentine

Setiap tahunnya banyak orang yang merayakan hari valentine tapi tidak banyak juga yang mencekam perayaannya. Yang saya ketahui bahwa sejarah valentine itu awalnya pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu yaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cobaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.

Karena sejarah yang bersumber dari upacara keagamaan, maka valentine ini banyak yang menentang dan banyak juga yang menjalankannya. Kalau menurut Islam perayaan ini tentulah tidak benar karena bukan berasal dari ajaran Islam, tetapi mungkin menurut agama lain perayaan ini adalah sesuatu yang benar buat mereka.

Mungkin bisa saja 14 Februari bisa saja dijadikan hari kasih sayang yang tidak berbeda dengan Tanggal 22 Desember yang dijadikan sebagai hari ibu. Walaupun kasih sayang itu bukan hanya terjadi sehari, tetapi simbol sehari itu setidaknya bisa mengajarkan kita bagaimana pentingnya kasih sayang itu yang sebenarnya.. *yang sebenarnya loh, bukan yang diada-ada..^_^!!.. Bukan dengan sebuah pesta berhura-hura atau berpesta yang tidak-tidak seperti mabuk-mabukan ataupun dengan  sex bebas, karena itu ssuatu yang dilarang agama dan hukum...

Nah, disinilah kita sebagai umat beragama bisa berpikir dengan ajaran agama yang kita yakini masing-masing. Bukannya agama itu mengajarkan kita yang lebih baik??.. Kalau anda meyakini ajaran agama anda tentulah anda bisa tau mana yang benar untuk dilakukan. Dan apabila memang anda sepaham dengan tidak mengikuti perayaan ini atau menganggap perayaan ini tidak ada maka ikutilah yang kau yakini itu dan biarkan mereka yang percaya menjalani perayaan ini tanpa harus menghina, begitupun sebaliknya.

Belajarlah untuk saling menyayangi sesama manusia dan juga saling menghormati atau menghargai satu sama lain dengan segala perbedaan yang ada... ^_^!!


Selasa, 31 Januari 2012

Pulau Ternate "Moluccas"

Sebulan gak nyentuh blog ini, ada rasa-rasa gimana gitu..hehehe.. Dah mulai banyak kerjaan soalnya, jadi yah sejenak melupakan halaman ini... Tapi saya sudah kembali pemirsa untuk menceritakan sekilas tentang Kota Ternate yang berhasil saya kunjungi longweekend Januari kemarin.. :D

Dapat tiket yang bisa nyambung sama pesawat dari Kendari membuat saya berani memilih perjalanan ini. Berangkat jam 7pagi dari Kendari dan tibanya di Ternate jam 1siang (beda sejam waktunya plus sejam nunggu di bandara Makassar) membuat sedikit bosan karena sendiri. Tapi pas turun pesawat, langsung melihat Gunung Gamalama dengan mata sendiri membuat capeknya hilang.. :D

Gunung Gamalama
Dijemput sama teman kuliah bernama Nona, langsung tancap gas buat mutar-mutar pulau ini. Karena jam makan siang langsung memilih buat makan Papeda yaitu makanan khas orang timur yang dibuat dari sagu, tapi lucunya disini mereka makannya gak pakai sendok katanya pakai tangan... *heran seheran-herannya.. :P

Papeda dan lauk-lauknya.. :D
Dak mau buang-buang waktu banyak, saatnya mengunjungi tempat-tempat wisata lainnya..

Di kota ini anda bisa menjumpai beberapa benteng, salah satunya Benteng Kalamata, sayangnya saya gak sempat buat masuk kedalamnya yang didalamnya bisa liat view yang keren..
Karena Ternate dulunya merupakan daerah jajahan Belanda sehingga gak heran disini banyak terdapat benteng. Selain Kalamata ada juga benteng lain yaitu Toluko. Benteng Toluko sendiri berada di ketinggian sehingga pemandangannya bisa melihat jalur lalu lintas laut yang ada di pulau ini. Sayangnya saya juga dak mampir ke tempat ini..

Next, kita mengunjungi tempat yang bisa melihat Pulau Tidore yang biasanya kita lihat di duit seribu, sayangnya pengambilan gambarnya gak sama karena spotnya yang beda.. :D
duit seribu... :P
Nah didekat sini, ada semacam resto dan cafe namanya Floridas, menyuguhkan makanan berat dan ringan seperti gorengan serta minuman, dari sini view yang dilihat yah sama dengan foto yang diatas itu... ^_^!!

Selanjutnya kami mengunjungi Danau Tolire, danaunya kecil dan airnya yang hijau keliatan ditambah pemandangan Gunung Gamalama membuat daerah ini terlihat adem padahal saat itu suhunya bisa dibilang panas.. Tau gak, disini kalau ngelempar batu gak akan pernah bisa sampai ketengah tetapi sampai saat ini hanya juru kunci yang bisa melempar batu sampai ketengah danau. (tapi kalau logikanya, ini mah pengaruh gravitasi kali'.. :D)

danau tolire
Saatnya ke tempat yang lain, yaitu Batu Angus tempat yang banyak batu-batu hitamnya (apa karena batunya hitam ya sampai dibilang angus/hangus?!hehehee). Disini viewnya juga keren, masih berhadapan laut dan Gamalama masih tampak.. *yaiyalah, ini kan pulau kecil yang ditengahnya ada Gunung Gamalama jadi pemandangannya hampir sama.. :D


batu angus.. :D
Nah dari batu angus, kami memilih pulang buat istrahat toh sudah sore juga, mana sudah gerah..hehehe.. Tetapi dijalan pulang melewati mesjid tertua di pulau ini, ambil foto dulu lah kalau begitu.. :D 
mesjid tertua di Ternate
Malam hari kota ini lumayan rame juga, angkot dengan musik yang diputar sekencang-kencangnya membuat jalanan juga semakin ramai. Kota ini lagi musim durian tetapi gak sempat mencoba sebiji pun mungkin karena di Kendari juga ada.. :D

Nongkrong di Tapak di dekat pantai dengan menu gorengan dan minuman khas guraka yang tidak lain minuman jahe pakai kenari (kalo di Makassar bilangnya sarabba) *Heran ya, kenapa hampir semua kota yang ada lautnya, pasti punya tempat nongkrong beginian.. #tanyakenapa?!hehe
Makan pisang bulu bebek hanya ada di pulau ini loh pemirsa... Heran juga namanya begini, ternyata itu pisang yang digoreng tipis-tipis mirip bulu bebek, cuma jenis pisangnya memang cuma ada di Ternate...

Nah, hari kedua hari yang paling kutunggu-tunggu.. Yippiyy,Snorkling di Pantai Sulamadaha.. Sayangnya si kamera lomo underwaterku gak memberikan gambar yang bagus.. T_T *tapi tak apalah yang penting pemandangan langsungnya keren... :D

Di depan pantai ini memang berpasir hitam, tetapi untuk spot snorklingnya harus berjalan lagi kedalam. Di dalam pantainya lebih keliatan birunya dan berpasir putih (atau mungkin karang-karang kecil yang bikin pasirnya terlihat putih ya?!hehehe).. Pantai di Pulau  Ternate itu banyak yang berpasir hitam karena mungkin berasal dari pasir sisa letusan si Gunung Gamalama dulu, Alhamdulillah juga kemarin si Gamalama lagi dalam keadaan tenang seperti menyambut kedatanganku di Pulau ini..hahahaha.. (dilarang protes ya?!)..

pantai sulamadaha
Nah setelah berjalan bebarapa menit, sampailah kami di spot buat snorkling. Disini cukup ramai dengan pengunjung lain. Walau akses nya cukup naik turun, capeknya terbayarkanlah pas snorkling.. :D 

spot snorkling

with friends.. ^_^
Nah, setelah berjam-jam snorkling dengan keindahan bawah lautnya seperti karang yang masih hidup dan ikan yang berwarna-warni. Ada juga perbedaan kedalaman yang sangat tampak sempat bikin ngeri soalnya takut tenggelam, padahal pakai pelampung..hahahaha.. :D
Puas bersnorkling, saatnya bersih-bersih dan makan pisang bulu bebek lagi.. *loh?!.. iyaa, kalo dah meninggalkan Ternate gak akan makan lagi toh..hehehe.. Disini cuma ngeluarin biaya bersih-bersih/mandi dan makan, selebihnya gratissss... :D

Selesai petualangannya, hari ketiga sudah harus meninggalkan pulau ini. Pulau kecil yang memberikan kenangan tersendiri.. *lebay*..hehehe.. Mudah-mudahan ada kesempatan lain kesini lagi.. amiinn..
Thanks buat semua yang menemani saya disana dan nona yang menampung saya..hehehe.. ^_^!!
Kemana lagi kita nanti?? We will see... :D 

Rabu, 28 Desember 2011

Langit Biru dan Awan Putih

Sama dengan postingan Negeri di atas Awan, pemandangan langit dalam perjalanan kembali ke Kendari membuat mata saya tidak terlelap walaupun saat itu capek dan ngantuk sangat,hehehehe.. :) Biru langit dan putihnya awan keren abiiisss... :D


Ciptaan Tuhan memang luar biasa.. Subhanallah... ^_^!!

Jogja is Yogyakarta

Jogja adalah tujuan sebenarnya dari perjalanan saya kali ini, tetapi karena jadwal penerbangan yang agak susah kalau dari Kendari-Jogja makanya saya memilih jalur darat dari Surabaya. Selain karena masalah penerbangan, sensasinya jauh lebih berbeda dan sedikit lebih hemat (bisa menginjakkan kaki di kota lain juga)... ^_^!!

Perjalanan dari dan kembali ke Surabaya ditemani teman pelatihan saya, dan bertemu dua teman lagi di Jogja yang mau meluangkan waktu menemani kami. Untuk masalah penginapan, kami juga beruntung karena bisa nginap di asrama mahasiswa SulSel (bisa mengurangi budget perjalanan tentunya,hehehe).. :D

Sampai di Jogja itu sudah lewat jam 11 malam, kami dijemput dan langsung makan malam disekitar Malioboro. Berhubung malam minggu jadinya jam segitu masih rame.. Setelah makan kami bertujuan untuk menuju alun-alun Jogja.. :D


Sampe di alun-alun, ternyata masih sangat ramai. Disana ada disewakan kendaraan buat mutar-mutar seperti sepeda, becak dan becak besar (odong-odong)... Harga sewanya Rp 15ribu buat sekali mutar. Bisa rame-rame. Saya dan ketiga teman saya memilih naik odong-odong saja. Selain itu di alun-alun ini ada beringin  kembar yang katanya kalau bisa lewat diantara pohon itu dengan mata tertutup permohonannya bisa terkabulkan. Kelihatan gampang tapi teman-teman saya harus mencoba berkali-kali.. Sayang kamera gak bisa nangkap gambar tanpa cahaya.. :(

Odong-Odong.. :D
Karena sudah malam dan sedikit capek, kami memutuskan buat istirahat saja dulu dan akan melanjutkan perjalanan besok pagi.. Pagi hari kami memutuskan mengunjungi Gunung Merapi yang dulu sempat mengeluarkan letusan dan merusak desa sekitar. Gunung Merapi sudah kembali menghijau tapi sayang kabut menutup bagian puncaknya jadi gambarnya kurang sempurna.. :D

bangunan yang masih rusak..
Setelah mengunjungi Gunung Merapi yang ditempuh sekitar sejam dari Jogja, saya juga mengunjungi Taman Sari yaitu adalah situs bekas taman atau kebun istana Keraton Yogyakarta. Konon, Taman Sari dibangun di bekas keraton lama, Pesanggrahan Garjitawati, yang didirikan oleh Susuhunan Paku Buwono II sebagai tempat istirahat kereta kuda yang akan pergi ke Imogiri. (sumber:wikipedia)


Habis dari Taman Sari melintas kampus UGM tapi tidak jauh bedalah sama kampus saya sebelumnya. #ehh?! (jenis fakultasnya maksudku)hehehhe.. Dari kampus saatnya mencari oleh-oleh di sekitar Malioboro, yang banyak cuma souvenir dan batik dan makanan ringan yang salah satunya adalah bakpia..


Habis dari Malioboro saatnya menuju Borobudur, jaraknya lumayan jauh dari Jogja tapi itu merupakan salah satu tujuan saya kesini.. Let's go sajalah walaupun saat itu cuaca agak mendung saat itu... :D
Sampe di Borobudur ternyata sangat ramai pengunjung, mungkin karena pengaruh longweekend, dan karena terlalu ramai dan agak capek juga saya memilih untuk tak sampai ke puncak..hehehe


Borobudur tujuan akhir saya di Jogja, setelah berkunjung kesana saya siap melanjutkan perjalanan ke Semarang untuk menuju Surabaya dan melawati Makassar untuk kembali ke Kendari dengan aktivitas yang sebenarnya... Perjalanan keseluruhan cukup serulah, walaupun capek juga ada..hehehehe.. :D
Dan saya pasti akan kembali mengunjungi Jogja.. InsyaAllah... Amiiinnn... ^_^