Kamis, 28 November 2013

Rammang-Rammang Maros

This is late post,hehehe... :D
Kunjungan ke tempat ini sudah beberapa bulan yang lalu tapi karena kelamaan gak ngeblog jadi baru sempat saya ceritakan. Tetapi saya tidak mau bercerita lebih banyak lagi dan hanya ingin berbagi gambar saja biar ketahuan indahnya tempat ini.

Lokasi Desa Rammang-Rammang terletak di Kab. Maros, Sulsel tepatnya berada di jalan masuk pabrik semen Bosowa. Untuk sampai ke tempat ini dapat menggunakan kendaraan motor dan mobil. Walaupun jalan agak sempit dan tidak beraspal tapi tidak sampai merusak kendaraan anda.... :D










Jadi di Rammang-Rammang ini terdapat penyewaan perahu untuk ke desa yang ada di dalam, biaya sewa kapal kurang lebih Rp. 150rb - Rp. 200rb tapi masih bisa ditawar buat yang jagi menawar... :D
Pemandangan yang terlihat seperti gambar-gambar saya diatas, batu karts yang tampak di sepanjang jalan menuju tempat penyewaan kapal tersebut dan kalo anda penasaran silahkan berkunjung langsung kesana.... ^_^

Rabu, 27 November 2013

Batutumonga Tana Toraja

Yeah, setelah berulang kali mengunjungi Tana Toraja baru pada kesempatan ini berhasil menginjakan kaki di Batutumonga, kawasan ini merupakan kawasan tinggi yang ada di Tana Toraja.
Weekend kemarin saya mengunjungi Tana Toraja (untuk part kesekian kalinya), Sabtu pagi tiba di Kota Rantepao setelah menempuh perjalanan +/- 8jam dengan bus. Sekarang sudah banyak bus yang berangkat dari Makassar menuju Toraja terserah mau pilih yang jam 10 pagi atau jam 10 malam, harga standar Rp. 125rb per seat-nya.

Sabtu pagi, saya tiba di Kota Rantepao yang merupakan kawasan wisata Tana Toraja. Untuk sampe ke Rantepao saya terlebih dahulu melalui Kota Makale, kota ini cukup ramai dengan aktivitias pemerintahan. Saya disambut dengan patung selamat datang yaitu Patung Lakipadada yang merupakan bangsawan di Tana Toraja.


Setelah sampai di rantepao, saya mencari penginapan dan beristirahat sejenak. Siang hari mencari makan siang dan menyewa motor milik salah satu pegawai penginapan yang saya tempati. Setelah makan siang, saya langsung capcuss menuju Batutumonga dengan berbekal jalur yang diketahui lewat informasi pegawai hotel. 

Jalan yang dilewati merupakan pendakian (yaiyalaah, kan menuju puncak), masih banyak terdapat penduduk dengan rumah-rumah model khas Tana Toraja. Jalan yang saya lewati tidak begitu mulus, sebagian jalan sudah rusak tetapi pemandangan yang nampak seperti penampakan (hahahaha) berhasil mengalihkan pandangan saya dari jalan yang rusak tersebut.

Dan terenteng teng teng, inilah beberapa gambar yang berhasil saya ambil selama perjalanan sampai ke puncak Batutumonga. Selain pemandangan alam, terlihat beberapa rumah adat dan pekuburan batu dimana adat di Tana Toraja masih menguburkan jenasah dalam batu yang sudah dilubangi.


Di puncak Batutumonga ini banyak terdapat penginapan yang disediakan bagi para pengunjung yang mau menikmati pemandangan alam dari ketinggian. Tetapi saya memilih kembali ke Rantepao, jalur yang saya pilih untuk kembali bukan jalur yang saya lalui sebelumnya. Mengikuti beberapa kendaraan yang lewat dan bertanya kepada penduduk menunutun saya bisa kembali ke Rantepao. Tetapi ternyata jalur ini lebih parah kerusakan daripada jalur naik yang saya lewati, hampir semua jalanan rusak tak beraspal.

Sejenak saya berhenti beristirahat, duduk diatas sebuah batu sambil menikmati keindahan alam yang begitu memukau mata....

Kamis, 21 November 2013

Mendadak Jogja

A : Bagaimana kalo sekali-kali kita pindah tempat nongkrong??
B : Bagaimana kalo kita ke Jogja??
C : Boleh, tentukan dulu tanggalnya..
A : Pertengahan bulan depan saja
B : Cari tiket kalo begitu
C : Okeehhh
-----Percakapan tiga orang yang lagi nongkrong di tempat ngopi pas Bulan Oktober-------

Ternyata percakapan yang semula saya kira cuma iseng saja terjadi juga, setelah nge-update harga tiket setiap minggunya (berharap dapat murah, jatuhnya mahal juga... :D) tiket pulang lebih duluan kebeli, so mau gak mau harus tetap beli tiket perginya... 

Jumat, 15 November 2013 pukul 19.55 wita (kalo gak delay) adalah waktunya boarding menuju Jogja. Setelah terburu-buru mengerjakan pekerjaan kantor akhirnya saya bisa tiba di Bandara Hasanuddin Makassar, syukurnya teman perjalanan saya (sebut saja namanya K'tyo) sudah tiba dan check in duluan so boarding pass aman.... :D
Setelah menunggu sejam karena delay, akhirnya terbang juga. Dan taulah banyak penumpang bergaya Cherry Belle berhasil membuat senior saya ini tidak bisa tidur nyenyak...hahahhaa...
Finally tiba di Jogja selama 2 jam penerbangan dan mendarat yang bisa dibilang kasar (lohh, maksudnya?!hehe)

Teman saya (sebut saja namanya Iguz) sudah menunggu di bagian kedatangan Bandara Adi Sutjipto Jogjakarta, dia sendiri baru tiba dari Bandung dengan kereta api. Setelah bertemu kami memutuskan ke penginapan untuk menyimpan barang dan bersih-bersih, karena perut lapar dan sedikit lelah kami memutuskan untuk mencari makan di sekitar hotel yaitu di Jl, Malioboro. Malam sudah cukup larut dan aktivitas di Malioboro malam itu tidak begitu ramai, mungkin pengaruh Jumat malam sehingga pengunjung belum ramai.

Sabtu, 16 November 2013...
Hari ini kami memutuskan mengunjungi Jogja dan Gunung Merapi di Kaliurang, jam 11.00 wib mobil rental yang kami sewa sudah siap di depan hotel. Yahh, mau gak mau kami memang harus menggunakan jasa rental mengingat keterbatasan waktu dan pengetahuan akan Jogja....hehehe

Tiba di Borobudur, kami harus berjalan kaki untuk bisa sampai ke atas dan hari itu pengunjung cukup ramai terutama anak sekolah yang sedang study tour. Untung saja cuaca saat itu cukup mendung sehingga tak harus merasakan kelelahan yang menyiksa.. *lebay pemirsa... :D


Setelah lelah mencapai puncak Borobudur kami memutuskan untuk turun dan mencari makan, jam sudah menunjukan pukul. 14.00 wib sangat wajar bila perut kami sudah memberontak memintah jatah untuk diisi. Warung-warung yang ada menyediakan makanan khas sana seperti pecel, gado-gado dan soto, tetapi kami bertiga lebih memilih indomie rebus sebagai pengganjal perut. Mungkin karena hobby, makan siang saat itu bisa juga mengenyangkan kami.

Dari Borobudur kami menuju Taman Nasional Gunung Merapi di Kaliurang, batas waktu memasuki air terjun di kawasan tersebut hanya sampai pukul 16.00, terlanjur berada di Kaliurang sayang rasanya kalau tidak touring ke Gunung Merapi. Disana ada penyewaan jeep harganya Rp. 250.000 yang muat cuma 5 orang dengan driver, kami memutuskan untuk menyewa satu jeep untuk berkeliling merapi. Walaupun cuaca saat itu kurang mendukung, kami tetap berhasil mengambil gambar di beberapa lokasi, sayangnya tidak dapat sampai ke lokasi tempat Mbah Marijan karena terlalu jauh dan hanya dapat diakses motor. Lokasi yang dapat dikunjungi adalah beberapa kali yang dulu mengalirkan lahar dingin, museum Merapi (rumah yang dulu dengan isinya hangus karena awan panas), batu alien yaitu batu yang menyerupai wajah, dan banker tempat bersembunyi/mengamankan diri dari awan panas.


Langit semakin gelap dan hujan turun semakin deras, kami memutuskan balik ke lokasi awal memulai touring ini. Badan sudah bermandikan air dan keringat, penampilan sudah tidak karuan lagi sehingga tidak ada pilihan lain selain pulang ke penginapan dan mandi... (kesannya habis ngangkut batu dari atas gunung merapi,hahahaa).... Dalam perjalanan pulang, perut kami minta diisi lagi sehingga memilih warung SS (Spesial Sambal) sebagai menu malam terakhir di Jogja. Dari rasa dan harga sudah cukup memuaskan tapi sayangnya pelayanan membuat kesabaran sedikit terganggu.... :D

Sampai di hotel dan mandi, kami memutuskan untuk keluar dan menuju titik nol (maksud dari titik nol sendiri saya tidak paham), di lokasi ini terdapat Gedung Pos pertama di Indonesia, Gedung BI, Gedung BNI 1946 dan juga Monumen Supersemar.


Minggu, 17 November 2013
Hari terakhir di Jogja, tidak ada tujuan lagi selain berjalan sepanjang Malioboro. Kebetulan senior saya ingin mencari buah tangan untuk teman kantornya, di kawasan ini memang terkenal sebagai pusat oleh-oleh khas Jogja. Pukul 11.00 wib kami sudah harus meninggalkan penginapan, teman saya yang satu sudah harus balik ke Semarang dan menggunakan bus travel jam 12.30 wib. Masih ada sedikit waktu untuk mengunjungi keraton walaupun dengan waktu yang cukup mepet, setelah itu bergegas ke travel bus mengantar teman saya. Dari travel bus itu, saya dan senior saya menuju bandara dan menunggu flight jam 15.55 wib, karena cuaca buruk (hujan deras) pesawatnya delay sejam. 


Yang paling penting dari perjalanan dadakan adalah selain persiapan dan teman jalan yang dapat dipercaya, pasangan yang ditinggal (kalo kalian punya) juga harus pengertian, sabar dan percaya sama pasangannya... *upssss, malah curhat colongan..hehehhe... ^_^

Kamis, 14 November 2013

Yang Pergi Telah Kembali....

Baru sempat membuka blog ini dan ternyata sudah hampir setahun saya tidak menjamah dengan tulisan saya yang berantakan, untung saja orangnya gak ikut berantakan juga....hehehe... Tapi hari ini saya rindu ruang ini, rindu menulis dan bercerita tentang hal yang sudah lewat (kalo belum lewat bagaimana saya bisa bercerita?!)....

Dan kali ini saya kembali ke blog ini untuk menulis apa yang ada di pikiran saya saat ini, sambil membersihkan sarang laba-laba yang mengotori ruang ini... *lohh... heyyyy, saya telah  kembali..... ^_^

Seperti saya yang tidak pernah benar-benar meninggalkan ruang ini, ada yang saya kira telah pergi juga tak pernah benar-benar telah pergi.... Yang pergi itu telah kembali... 

Masih dengan angka tiga.... cukup saya dan Tuhan yang tahu.... ^_^

Selasa, 20 November 2012

Samalona Makassar

Nahh, ini perjalanan terbaru saya yang sangat ingin saya tulis di ruang kecil saya ini.. Masa iyya bercerita keindahan kota lain tetapi kota sendiri tak disampaikan (padahal sebenarnya baru punya kesempatan berkunjung ke Samalona,hehehhe).... :D

Samalona adalah sebuah pulau kecil yang berpenghuni yang saat ini sudah menjadi tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan. Untuk sampai kesana, kita bisa menggunakan kapal kecil yang berangkat dari Pelabuhan Bangkoang, biasanya kapal tersebut dicarter dengan tarif sekitar Rp. 300ribu untuk pergi dan pulangnya. So tak usah khawatir lagi ditinggal kapal,hehehee.. :D

Waktu tempuhnya juga tidak begitu lama +/- 20 menit lah, kapasitas kapal juga bisa mencapai 10 orang yang penting badannya gak kayak gajah semuaa...hehehehe.. tetapi pemandangan lautnya bikin perjalanan menjadi menyenangkan... :)


Pantai Samalona menampilkan keindahan pasir putih, disini fasilitas yang ada cukup memadai walaupun semuanya mempunyai tarif seperti balai-balai yang disewakan dan juga toilet yang dipungut biaya... tetapi itu sebandinglah dengan keindahan yang bisa dinikmati disana. Nahh, saya cuma mau berbagi foto-foto selama di Samalona...

Ke pulau ini memang lebih asyik kalo rame-rame, maksudnya biar foto-fotonya juga banyakk,hahahhaa.. Ini mah obsesi jadi model kayaknya yaaa.. :D

Totally, saya menjadi terhibur dengan perjalanan ke Samalona kemarin. Pikiran yang lagi kacau dengan masalah ini dan itu seketika hilang (dirumah baru muncul lagi, #ehh?!). Dan itulah hidup, selalu ada masalah namun selalu ada cara untuk mengobatinya.. engg ingg enggg... :D


Just do what you like and can make you happy.... ^_^!!
Ayookkkk liburaaannnn.....hehehhee.. :D

Sunset di Kuta

Pantai Kuta memang terkenal sebagai pantai yang cukup indah di Indonesia, apalagi pantai tersebut menyajikan pemandangan sunset yang sangat mengagumkan. Walaupun sunset juga bisa dinikmati di beberapa daerah di Indonesia yang mungkin belum cukup dikenal.

Sebnarnya sih dimana saja yang namanya sunset pasti sama, wong matahari nya itu juga kok cuma mungkin suasananya yang akan membedakan keindahan sunset itu. Yahh, dan entah kenapa sunset itu selalu menciptakan suasana yang romantis ya, apa karena warna langit tiba-tiba menjadi merah dan serasa teduh... (aduhh, bahasanya juga menjadi melo gini ahh)... Tetapi semua orang pasti sepakat dengan pernyataan saya ini, iya kan?! :D
Ahh, intinya sihh saya cuma ingin berbagi keindahan tentang Indonesiaaa.... *pembenaran*hehehee...


Salam senja.... ^_^!!

Kuil Sampo Kong

Nahh, masih berada di kawasan Jawa Tengah saya hanya akan sedikit share foto-foto di Kuil Sampo Kong yang ada di Semarang. Kota Semarang memang banyak tempat wisata yang bersejarah mungkin karena kota ini ibaratnya kota yang masih berbau dengan adat istiadat (ini menurut pandangan mata dan pikiran saya, nah loh)... :D

Karena waktu yang hanya sebentar maka tidak banyak tempat yang bisa saya kunjungi di kota ini (yaeelah, memang cuma satu saja yang dikunjungi). Saya memilih kuil Sampo Kong biar serasa jalan-jalan ke luar negeri (sapatau ada rejeki bisa mengunjungi China nanti, amiiinnn)hehehe... Tetapi mengenai legenda pastinya tentang kuil ini saya tidak tau banyak dan saya hanya membaca lewat internet juga. Intinya sihh cuma foto-foto saja.... Ini mah kebiasaan anak ababil alias abg labil,hohohoohh... :D

Di tempat ini, kita cukup membayar Lima Ribu untuk masuk ke dalam kawasan Sampo Kong namun untuk ke kuilnya bayar lagi sebesar duapuluh ribu. Disini juga ada jasa foto dengan memakai pakaian kebangsaan China namun saya tidak mencoba untuk foto dengan kostum itu, sedihhh dehhh... T_T


Sepertinya foto-foto diatas sudah membuktikan kenarsisan saya di depan kamera, heehehhe... Tetapi tanpa foto-foto juga perjalanan saya mungkin tidak bisa saya ungkapkan kepada kaliann... :D :D

Dieng Wonosobo

Yahhh, baru punya kesempatan membersihkan ruang kecil ini dan kembali menghiasi dengan cerita perjalanan saya yang tidak disangka dan tidak pernah ada dalam list utama tujuan traveling saya... *halahh, lebay sekali... :D

Dieng, yahh tempat ini sudah cukup terkenal yang merupakan tempat wisata yang ada di Jawa Tengah tepatnya di Kota Wonosobo. Apa yang bisa dilihat di tempat ini cukup banyak yaitu Telaga Warna, Kawah, Candi dan juga bisa melihat sunrise yang mungkin hampir sama dengan Bromo (saya belum pernah ke Bromo soalnya)hahahaa... :D

Saya tiba di kawasan ini pada malam hari, dan gilaaa suhunya sangat dingin (buat saya) tetapi untung sudah sedia payung sebelum hujan... Di kawasan Dieng banyak penginapan atau sejenis homestay yang harganya cukup terjangkau dan fasilitasnya memadai. Sempat gila juga saya bertanya, ruangannya ber-AC mas? si mas malah ketawa menjawab "kan sudah dingin mbak", saya lupaa mas...hahahhaa....

Setelah membuat janji sama pemilik penginapan yang juga mengantarkan tamunya untuk menikmati sunrise, saya beristrihat sejenak. Dan jam 4 subuh saya sudah tidak sabar menikmati sunrise, tetapi setibanya di disana ternyata harus naik ke puncak gunungnya dulu. walaupun tidak tinggi namun saya hampir merasa pingsan karena lelah tetapi setelah diatas semua terbayarkan... :D


Setelah matahari cukup tinggi, saya memutuskan untuk kembali turun dan untunglah penurunan lebih mengasyikkan dibanding pendakian,hehehehe... Setelah samapai di parkiran anda akan disambut tarian semacam topeng monyet dari warga setempat. Dan di area sekitar anda juga bisa melihat sebuah telaga kecil yang pemandangannya cukup indah...


Matahari sudah mulai menusuk walaupun udaranya masih cukup dingin, saya melanjutkan perjalanan menuju telaga warna. Jaraknya tidak begitu jauh dari tempat saya melihat sunrise, dan ternyata disini cukup banyak wisatawan asing juga loh... :D

Di area telaga warna ini bau belerang sudah mulai tercium, cukup mengganggu juga namun tak perlu khawatir karena ada beberapa warga yang menjual masker di kawasan tersebut. Setelah capek mengitari kawasan telaga warna ini, saya makin penasaran mengunjungi kawasan kawah belerang. Disana hawa belerang makin kerasa dan saya benar-benar melihat langsung kawahnya loh (so, gw harus bilang wow gitu?!hahaha).. Dari parkiran harus berjalan kaki lagi namun tidak begitu jauh dan bisa mnyewa motor atau kuda, tetapi saya hanya menggunakan jasa kuda untuk foto-foto saja... :D


Saya pun puas menghirup hawa belerang yang cukup mengganggu hidung saya, dan saya memutuskan untuk kembali ke penginapan dan bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan meninggalkan kawasan Dieng ini. Walaupun agak lelah namun pemandangan dalam perjalanan pulang sangat menghibur saya... :D
Sambil menyanyi "naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali... Kiri kanan kuliahat saja banyak phon cemaraaaa aaaaaa aaa"...
kalau kalian punya banyak waktu sempatkanlah mengunjungi kawasan Dieng ini dijamin akan terhiburr burrr burrr..... 


Salam travelling.... ^_^!!

Long Distance Relationship (eL De eR)

Dalam kehidupan pasti akan tercipta hubungan antara manusia, baik itu hubungan persaudaraan, pertemanan atau percintaan. Rasa yang timbul dari hubungan itu juga berbeda-beda, ada yang sekedar biasa saja ada juga yang saling membutuhkan satu sama lain. Yaaah, dan seperti itulah kehidupan ini....

Tapi lebih menarik mungkin membahas hubungan antara dua manusia lelaki dan perempuan, intinya hubungan asmara yang lebih tepatnya..hehee... Dalam membina hubungan ini juga ternyata tidak semudah yang dibayangkan, ada yang berakhir bahagia ada juga yang berakhir tidak seperti yang diinginkan...

Beruntunglah orang-orang yang bisa merasakan cinta yang membuat dia bahagia, bertemu dengan pujaan hati yang saling membutuhkan dan tidak mendapat halangan yang berarti. Kadang iri, mungkin iyaa tapi jalan rejeki orang mungkin beda-beda... (secara gak langsung saya kok kayak curhat sihh?!hahahha).....

Yang menarik perhatian saya adalah ketika orang bisa membina hubungan dimana sebagian lainnya menyerah dengan kondisinya itu. Contohnya mereka yang berani membina hubungan dengan yang berbeda agama (walaupun agama pada dasarnya menganjurkan memilih yang seiman) tetapi mereka bisa melewati semua itu, masalah dosa atau tidak yaa itu urusan mereka dengan Tuhan kan ya?!hehehee... :D

Contoh lain yang sangat menarik perhatian saya adalah hubungan jarak jauh, bahasa kerennya adalah Long Distance Relationship (LDR), nahh ini adalah sebuah cobaan menjalani sebuah hubungan. Tetapi menurut saya, ini sangat bisa dijalankan apabila kedua belah pihaknya saling sayang dan saling percaya. kalau sudah gak ada itu sama saja hubungan itu nothing. Sebelum memulai dan sudah tahu ada jarak ya dipikir-pikir saja dulu, tetapi kalau memang sudah komitmen dan yakin InsyaAllah semua ada jalannya. dan jangan pernah berpikir untuk mencoba-coba hubungan ini karena takutnya akan ada yang disakiti...

Intinya sih, hubungan itu akan berjalan baik jika kedua belah pihak memang saling menghargai, saling mempercayai dan saling memberikan kebebasan yang tentunya mempunyai batasan juga. Toh hubungan yang baik bukan hanya dalam status pacaran saja, tetapi diakhiri dengan pernikahan. Setelah menikah, jarak yang jauh itu bisa didekatkan.... Jalani dengan niat baik, pasti hasilnya akan baik... ^_^!!


'jarak bukanlah halangan untuk dua hati yang saling mencintai, tapi jarak adalah salah satu jalan yang menguatkan dan meyakinkan kekuatan cinta itu"

Kamis, 19 Juli 2012

Welcome Ramadhan....

Waktu benar-benar tidak terasa terus berjalan hingga akhirnya bulan puasa tiba kembali di depan mata.. Bulan yang agak berbeda dengan bulan lainnya (bulan dalam artian perhitungan waktu ya?!hehehe) karena ini saatnya buat mengumpulkan amal yang lebih banyak dan membersihkan diri dari kesalahan-kesalahan duniawi. Bukan berarti bulan lain tidak bisa seperti itu, hanya saja bulan ini memang mempunyai aura yang beda... sadaaapp,hehehe.. *ini menurut pandangan saya ya... :D

Walaupun jarang lagi berceloteh dalam ruang ini tapi untuk kali ini harus punya sedikit waktu untuk bercuap-cuap. Sebelum benar-benar memulai berpuasa, saya hanya ingin meminta maaf buat seluruh teman-teman yang tidak sengaja mampir ke ruang kecil saya ini. Barangkali di kehidupan nyata kita tidak pernah berjumpa jadi ijinkan kalimat-kalimat ini mewakili saya ya...hehehehe

Yah mau dak mau, suka dak suka.. Tahun ini saya akan menjalankan ibadah puasa di kota perantauan saya ini. Jauh dari rumah yang tentunya jauh dari masakan ibu...huiksss.. Tapi semoga itu menjadi ujian saya menjalankan ibadah puasa tahun ini.. InsyaAllah..Amiiiinnnnn...

Selamat berpuasa semuanya..... ^_^!!

Selasa, 24 April 2012

Air Terjun Moramo Sultra

Kalau berkunjung ke kota lain itu hal yang paling dicari adalah tempat wisatanya. Sejak merantau ke Kendari, hal yang bisa membuat saya sedikit terhibur disini adalah tempat wisatanya. Ketika pertama kali datang, hal yang saya cari adalah  info tempat wisatanya. Banyak yang bilang tentang Air Terjun Moramo ini, tetapi karean jarak yang cukup jauh dan akses yang tidak mudah dijangkau kendaraan umum maka kesempatan untuk mengunjungi tempat ini selalu tertunda dan tertunda. Dan hanya karena perbincangan sesama teman perantau akhirnya weekend kemarin kami memutuskan untuk ke Moramo.


Lokasi Air terjun Moramo terletak di Desa Sumber Sari Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan sekitar 70km dari pusat Kota Kendari. Air terjun ini berada dalam kawasan hutan Suaka Alam Tanjung Peropa sehingga untuk tiba di lokasi harus berjalan kaki sekitar 1km dari area parkir. Awalnya sempat nekat buat cari angkutan umum untuk kesana, tapi Alhamdulillah teman kantor mau meminjamkan mobilnya kepada kami sehingga kami tidak bersusah payah mencari angkutan kesana, hehehehe... :D
Sesampainya di kawasan tersebut kita langsung disambut pohon yang menjulang tinggi, dan namanya juga mau masuk hutan signal pun tak lagi terjangkau...


Selama perjalanan menuju air terjun, keindahan hutan membuat jalan kaki tidak terasa selain karena adem juga banyak terdapat air terjun mini. Selain suara jangkrik juga gemercik air membuat saya menemukan sesuatu hal yang sudah lama tidak saya rasakan yaitu menyatu dengan alam (maap kalo bahasanya sedikit berlebihan,hehehe). Pokoknya sesuatu yang sangat sulit saya ungkapkan dengan kata-kata,fuuufuuuu... :D




Untuk sampai ke air terjun harus menaiki anak tangga dulu, tidak banyak kok dan tidak melelahkan karena pas sampai di anak tangga terakhir kita langsung disambut suara air terjun dan keindahannya. Kalau saya hitung sih air terjun ini terdapat 10 tingkat, tetapi ada juga yang bilang kalau cuma 7 tingkat. Di lokasi ini juga tersedia rumah-rumah buat beristirahat yang disewakan oleh penduduk sekitar. Dan juga ruang bersih-bersih dan ganti pakaian yang cukup bersih.


Saya yang dak niat buat basah justru malah tidak bisa menahan hasrat saya buat menikmati aliran air yang mengagumkan (aisshh, bahasanya keliatan galau yakk?!hahaha). Tapi airnya cukup bersih dan dingin, brrrrr....

Menurut saya air terjunnya memang keren banget banget banget...hehehe,, terkadang hasil gambar memang dak sebagus sama yang aslinya tapi yang saya liat langsung begitu membuat saya kagum sama ciptaan Tuhan..^_^!.. Jadi kalau sempat main ke kota ini, luangkan waktulah buat berkunjung ke Moramo dan lihat keindahannya... :D